this is adhisimon

adhisimon? who is he? who cares?

Satu lagi plugin untuk wordpress saya install di blog ini, Comment Live Preview. Dengan adanya plugin ini, anda langsung dapat melihat preview dari komentar anda langsung seketika anda mengetik karakter per karakter.

Akhirnya berhasil juga saya mengimport posting-posting lama saya di blogger ke weblog yang menggunakan wordpress ini. Entah kenapa saya selalu gagal di waktu lalu. Mungkin hal ini disebabkan bandwidth yang terbatas ketika jam kerja. Yup, baru berhasil mengimport setelah melakukannya tengah malam begini.

Tugas selanjutnya adalah mengatur kategori pada posting-posting lama saya. Memang inilah salah satu alasan saya pindah dari blogger ke wordpress. Blogger tidak mendukung kategori, apalagi multi kategori seperti pada wordpress.

Satu lagi temen bergabung di dunia bloging dan menggunakan WordPress. Selamat datang om maul. Blog dia ini agak unik. Saya merekemondasikan dia menggunakan blog untuk publikasi puisi-puisi dia. Yup, kawan saya ini memang gemar menulis puisi. Sekali lagi, selamat datang ‘ul.

Tampaknya codex.wordpress.org sedang down. Akses ke situs tersebut akan mendapatkan respon:

500 Internal Server Error

Situs weblog ini telah diupgrade ke versi WordPress 2.0.5. Kalau ada yang menemukan kejanggalan yang mungkin diakibatkan oleh bug dari proses peng-upgrade-an, mohon bantuan informasinya. Terima kasih.

Dua hari lalu, WordPress 2.0.5 – Ronan, telah direlease. Tercatat sekitar 50 perbaikan bug. Secepat mungkin saya akan mengupgrade weblog saya ini dari 2.0.4 ke 2.0.5.

Versi ini dapat di download di http://wordpress.org/download/. Petunjuk instalasi dapat dilihat di http://codex.wordpress.org/Installing_WordPress sedangkan untuk mengupgrade dapat mengikuti petunjuk di http://codex.wordpress.org/Upgrading_WordPress.

Untuk mempermanis, saya telah menginstall dan mengaktifkan plugin favatars. Dengan favatars, jika anda menulis komentar pada suatu artikel di weblog ini, pada komentar itu akan ditampilkan favicon pada situs web anda (jika ada). Silahkan coba, tetapi pastikan dahulu anda favicon pada situs web anda. Selain itu, anda juga dapat mengenal lebih jauh tentang favatars di ensiklopedi terbuka wikipedia.

wordpressBeberapa hari belakangan ini, saya lagi keranjingan mensosialisasikan WordPress kepada teman-teman saya. Terutama teman-teman yang memakai server yang saya kelola. Lumayan juga, ada beberapa “korban” yang tertarik. Beberapa diantaranya langsung membuat. Beberapa menyatakan ketertarikannya tetapi entah mengapa tidak langsung memulainya. Atau mungkin saya komersilkan saja “Paket Hosting WordPress”? Ide yang menarik ;)

Setelah instalasi, tahap berikut dari migrasi ke wordpress sebagai engine weblog saya adalah “mendandani” tampilan.

Hal-hal yang termasuk diantaranya adalah:

  • pemilihan tema tampilan (baca: themes)
  • penyusunan isi statis
  • cari ide konten

WordPressAkhirnya saya putuskan juga untuk meninggalkan blogger.com. Sebagai pengganti, saya pilih WordPress.

Mengapa WordPress? Karena WordPress simpel dan bersih. Walaupun simpel, WordPress menyediakan fitur-fitur yang menarik hati saya. Terutama adalah “kategori”, yang sampai saat ini tidak tersedia di blogger. Memang, blogger telah menyediakan fitur kategori di versi betanya. Tapi saya belum mendapatkan “invitation” untuk bisa menggunakan blogger beta.

Untuk referensi balik, blog lama saya dapat dilihat di http://adhisimon.blogspot.com.