Karya: Pitat Haeng ‘aka’ Virgiawan Listanto ‘aka’ Iwan Fals
Kamu yang sudah tua apa kabarmu?
Katanya baru sembuh katanya sakit
Jantung ginjal dan encok sedikit saraf
Hati hati pak tua istirahatlah
Diluar banyak angin
Kamu yang murah senyum memegang perut
Badanmu semakin tambun memandang langit
Hari menjelang maghrib pak tua ngantuk
Istri manis menunggu istirahatlah
Diluar banyak angin
Pak tua sudahlah
Engkau sudah terlihat lelah oh ya
Pak tua sudahlah
Kami mampu untuk bekerja oh ya
Pak tua oh oh oh
Tidur pak?
Catatan: Nama Pitat Haeng adalah nama samaran yang digunakan Iwan Fals (sumber: http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/06/pak-tua.html#links).
This ain’t a song for the broken-hearted
A silent prayer for the faith-departed
I ain’t gonna be just a face in the crowd
You’re gonna hear my voice
When I shout it out loud
Chorus:
It’s my life
It’s now or never
I ain’t gonna live forever
I just want to live while I’m alive
(It’s my life)
My heart is like an open highway
Like Frankie said
I did it my way
I just wanna live while I’m alive
It’s my life
This is for the ones who stood their ground
For Tommy and Gina who never backed down
Tomorrow’s getting harder make no mistake
Luck ain’t even lucky
Got to make your own breaks
Chorus:
It’s my life
And it’s now or never
I ain’t gonna live forever
I just want to live while I’m alive
(It’s my life)
My heart is like an open highway
Like Frankie said
I did it my way
I just want to live while I’m alive
‘Cause it’s my life
Better stand tall when they’re calling you out
Don’t bend, don’t break, baby, don’t back down
Chorus:
It’s my life
And it’s now or never
‘Cause I ain’t gonna live forever
I just want to live while I’m alive
(It’s my life)
My heart is like an open highway
Like Frankie said
I did it my way
I just want to live while I’m alive
Chorus:
It’s my life
And it’s now or never
‘Cause I ain’t gonna live forever
I just want to live while I’m alive
(It’s my life)
My heart is like an open highway
Like Frankie said
I did it my way
I just want to live while I’m alive
‘Cause it’s my life!
Yeah…. it’s my life… I choose what I wanna do ;)
Dian Permana Putra – Sementara Berpisah
Waktu jua
Akhirnya kini turut bicara
Dan kita harus berpisah
Dulu sementara
Maafkanlah terima kasih ucap dariku
Atas segala yang telah terjadi
Hari ini
Tinggalkan kenangan di hati
Esok jumpa lagi disini
Dengan senyum manis
Diantara kita
Satu lagi yang aku harapkan
Seandainya engkau jauh dariku
Jangan sampai nanti
Engkau lupakan diriku
Seandainya engkau jauh dariku
Jangan sampai nanti
Engkau lupakan diriku
Seandainya
Suatu saat engkau rindu padaku
Pintu hati ini selalu terbuka
Untukmu kawan
Aku ingin kau bahagia
Setiap ada kamu, mengapa jantungku
Berdetak lebih kencang, seperti genderang mau perang
Setiap ada kamu, mengapa darahku
Mengalir lebih cepat, dari ujung kaki ke ujung kepala
Setiap ada kamu, otakku berfikir
Bagaimana caranya, untuk berdua bersama kamu
Aku sedang ingin bercinta, karena
Mungkin ada kamu di sini, aku ingin
Aku sedang ingin bercinta, karena
Mungkin ada kamu di sini, aku ingin
Setiap ada kamu, mengapa jantung ini
Berdetak lebih kencang, seperti gederang mau perang
Setiap ada kamu, mengapa darah ini
Mengalir lebih kencang, dari ujung kaki ke ujung kepala
Di setiap ada kamu, mengapa jantungku berdetak
Berdetaknya lebih kencang, seperti genderang mau perang
Di setiap ada kamu, mengapa darahku mengalir
Mengalir lebih cepat, dari ujung kaki ke ujung kepala
Aku sedang ingin bercinta, karena
Mungkin ada kamu di sini, aku ingin
Aku sedang ingin bercinta, karena
Mungkin ada kamu di sini, aku ingin
Laskar Cinta (Chapter One)
Wahai, jiwa-jiwa yang tenang
Berhati-hatilah dirimu
Kepada hati hati yang penuh dengan kebencian yang dalam
Karena, sesungguhnya iblis ada dan bersemayam
Di hati yang penuh dengan benci
Di hati yang penuh dengan prasangka
Laskar Cinta
Sebarkanlah Benih Benih Cinta
Musnahkanlah Virus Virus Benci
Virus Yang Bisa Rusakkan Jiwa
Dan Busukkan Hati
Laskar Cinta
Ajarkanlah Ilmu Tentang Cinta
Karena Cinta Adalah Hakikat
Dan Jalan yang Terang Bagi Semua Umat Manusia
Jika kebencian meracunimu
Kepada manusia lainnya
Maka sesungguhnya iblis sudah berkuasa atas dirimu
Maka jangan pernah berharap
AKU akan mengasihi menyayangi
manusia-manusia yang penuh benci seperti kamu
Laskar Cinta (Chapter Two)
Wahai jiwa-jiwa yang tenang
janganlah sekali-kali kamu
Mencoba jadi Tuhan dengan mengadili dan menghakimi
Bahwasannya kamu memang tak punya daya dan upaya
Serta kekuatan untuk menentukan kebenaran yang sejati
Bukankah kita memang tercipta laki-laki dan wanita
Dan menjadi suku-suku dan bangsa-bangsa yang pasti berbeda
Bukankah kita memang harus saling mengenal dan menghormati
Bukan untuk saling bercerai-berai dan berperang angkat senjata.