Jika anda menggunakan notebook/laptop bersistem operasi Linux, tentu anda tidak selalu terhubung dengan jaringan lokal (LAN, Local Area Network), baik jaringan kabel ataupun nirkabel (wireless, wifi). Jika notebook anda terkonfigurasi menggunakan IP dinamis dari DHCP, anda akan mendapatkan pesan error ketika proses start-up linux di notebook/laptop anda bila tidak terhubung dengan jaringan.
Atau mungkin anda sering menggunakan koneksi nirkabel WiFi baik di rumah, kantor, atau hotspot publik? Anda merasa direpotkan mengubah-ubah untuk file konfigurasi atau menggunakan CLI (Command Line Interface) untuk memilih access point mana yang ingin anda pilih.
Untung kini ada NetworkManager yang dapat mengotomasi koneksi jaringan anda.

Aplikasi ini diinisiasi oleh RedHat pada tahun 2004 untuk memungkinkan pengguna Linux menggunakan jaringan pada masa modern ini secara mudah, terutama pada jaringan nirkabel. Dengan NetworkManager, pengguna notebook/laptop tidak perlu menggunakan file konfigurasi jaringan atau perintah CLI untuk mengatur koneksi jaringan. NetworkManager sebisa mungkin secara otomatis menghubungkan ke “jaringan terbaik” yang tersedia dengan campur tangan seminimal mungkin dari pemakai.
Jika anda berada di suatu lokasi yang pernah anda datangi, NetworkManager akan menghubungkan wireless anda dengan access point yang telah anda pilih di waktu lalu di lokasi tersebut secara otomatis. Jika jaringan tersebut memiliki DHCP server, alamat IP, DNS, dan gateway terkonfigurasi secara otomatis pula. Begitu pula ketika anda kembali ke meja kerja anda dan mencolokkan kabel UTP ke notebook/laptop anda, NetworkManager akan mematikan koneksi wireless anda dan mengaktifkan jaringan kabel anda yang lebih stabil dan cepat.
Jika anda berada di suatu lokasi yang memiliki lebih dari satu jaringan nirkabel, misalnya mall yang memiliki beberapa fasilitas hotspot pihak ketiga, NetworkManager akan mengingat pilihan anda sebelumnya. Selain itu koneksi jaringan kabel dan nirkabel, NetworkManager juga dapat mengatur koneksi melalui modem dial-up dan VPN (Virtual Private Network).
Saya sangat menikmati penggunaan NetworkManager di notebook/laptop saya yang memakai distro Linux Fedora 7. Jika anda memakai NetworkManager, jangan lupa untuk menonaktifkan konfigurasi konvensional jaringan anda. Hal ini untuk menghindari masalah ketika anda melakukan start-up Linux anda pada saat koneksi jaringan tidak tersedia. Pastikan servis NetworkManager dan NetworkManagerDispatcher aktif pada start-up Linux anda. Selain itu, jika anda menggunakan sinkronisasi waktu melalui NTP (Network Time Protocol) pada start-up Linux anda, nonaktifkan fitur ini. Anda dapat memindahkan proses aktifasi dan sinkronisasi NTP notebook/laptop anda ke fasilitas NetworkManagerDispatcher. Buatlah script aktifasi NTP di direktori /etc/NetworkManager/dispatcher.d/. Untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat di manual NetworkManagerDispatcher (man NetworkManagerDispatcher).
Satu kelemahan dari sistem NetworkManager adalah notebook/laptop anda tidak akan terhubung ke jaringan jika anda belum login. Hal ini karena proses pemilihan jaringan dilakukan oleh applet NetworkManager (tersedia baik di GNOME maupun KDE) yang baru berjalan setelah anda login.





23:52 +0000 on October 22nd, 2007
[...] Artikel ini saya salin ulang dari personal blog saya di http://wp.adhisimon.or.id/wordpress/2007/10/03/networkmanager-pengatur-jaringan-otomatis-di-notebooklaptop-linux/ [...]